Pantau Keamanan Pangan Desa, BBPOM di Samarinda Laksanakan Monev GKPD di Kota Tarakan

Pada tahun 2018 BBPOM di Samarinda melaksanakan program GKPD di Kota Tarakan terhadap 3 (tiga) kelurahan yaitu :

1. Kelurahan Sebengkok,
2. Kelurahan Karang Anyar Pantai dan
3. Kelurahan Kampung Empat.

Sebagai tindak lanjut atas pelaksanaan program GKPD yang dilaksanakan di Kota Tarakan sepanjang tahun 2018, maka pada tanggal 14 November tahun 2019 dilakukan monitoring dan evaluasi program GKPD pada masing-masing kelurahan tersebut.

Tujuan monitoring dan evaluasi (Monev) pada pelaksanaan program GKPD adalah untuk memastikan hal-hal yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan untuk mengetahui hasil serta dampak dari program tersebut.

Monev ini perlu dilakukan ditingkat daerah agar setiap daerah mengetahui kemajuan, capaian target serta kendala pada pelaksanaan program GKPD.

Para responden dalam monev GKPD ini merupakan responden yang sama pada saat pengambilan data pre intervensi yaitu pada saat kegiatan gap assesment. Responden tersebut terdiri dari Komunitas Desa dan Usaha Pangan Desa yaitu:
– lbu Rumah Tangga (10 orang),
– Guru/pramuka (10 orang),
– IRTP/KUB/KUBE (Kelompok Usaha Bersama) (10 orang),
– Ritel pangan desa (10 orang),
– Kantin SD/penjual Pangan Jajanan Anak Sekolah/Sentra kuliner/PKl (10 orang).
– Perangkat Desa (2 orang).

Petugas dari BBPOM di Samarinda didampingi oleh korlap dan petugas dari Kantor BPOM di Kota Tarakan melakukan pengambilan data dalam rangka monev menggunakan metode wawancara dan observasi terhadap komunitas di tiga kelurahan tersebut.

Melalui Monev ini keluaran yang diharapkan diantaranya sebagai berikut :
– Melihat proses maupun kemajuan pelaksanaan program GKPD
– Mengidentifikasi hal-hal yang mendukung atau menghambat pelaksanaan program GKPD
– Mengukur ketercapaian target yang telah ditetapkan;
– Memperoleh rekomendasi untuk pengembangan program tanjutan.
– Memberikan solusi terhadap permasalahan dan atau penyimpangan yang terjadi.

Hasil dari monev tersebut akan memberikan informasi meliputi rekomendasi tentang rencana dan tindak lanjut program GKPD di pusat maupun daerah serta profil keamanan pangan komunitas masyarakat desa dan komunitas pelaku usaha pangan desa post intervensi.

Monitoring juga diperlukan untuk melakukan tindakan perbaikan agar pelaksanaan program GKPD pada tahun berikutnya dapat berjalan lebih baik.

Bagikan info ini ke :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat