BBPOM di Samarinda menyelenggarakan Bimtek Cara Distribusi Obat Yang Baik se-Kaltim dan Kaltara di Kota Samarinda

Kamis, 19 November 2020 BBPOM di Samarinda menyelenggarakan Bimbingan Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting yang terdiri dari Apoteker Penanggung Jawab, Kepala Cabang, Kepala Gudang dari Pedagang Besar Farmasi dan Kepala Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Acara dibuka oleh Leonard Duma selaku Kepala Balai Besar POM di Palangkaraya. Dalam sambutannya, Kepala BBPOM di Palangkaraya Leonard Duma mengharapkan melalui bimbingan teknis ini ada komitmen dan kesepahaman yang sama dalam melaksanakan Cara Distribusi Obat yang Baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “ Inilah sebabnya BBPOM di Samarinda menginisiasi kegiatan Bimtek Cara Distribusi Obat yang Baik ini sebagai salah satu bentuk pembinaan terhadap sarana distribusi obat di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara” lanjut beliau. Selanjutnya Leonard Duma memberikan materi Profil Pengawasan Distribusi Obat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Pada sesi kedua Wardono Tirtosudarmo (Kepala Sub Direktorat Pengawasan Distribusi Obat NPP dan Bahan Obat Regional II) memberikan materi Cara Distribusi Obat yang Baik. “CDOB adalah cara distribusi/penyaluran obat dan/atau bahan obat yang bertujuan memastikan mutu sepanjang jalur distribusi/penyaluran sesuai persyaratan dan tujuan penggunaannya. Penerapan CDOB ini wajib dilakukan oleh Pedagang Besar Farmasi, Instalasi Farmasi dan Industri Farmasi”, ujar Wardono Tirtosudarmo.

Selanjutnya pemaparan ketiga oleh Tuti Indriyawati (PFM Ahli Muda Direktorat Pengawasan Distribusi dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika dan Prekursor) tentang Chold Chain Product.

Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk memberikan sosialiasi Peraturan Badan POM Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Badan POM Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik, peningkatan kompetensi apoteker penanggung jawab baru yang belum terpapar Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik dan meningkatkan kualitas hasil pengawasan distribusi obat serta peningkatan mutu obat di sarana distribusi, ujar Tuti Indriyawati saat menutup acara Bimtek ini.

Bagikan info ini ke :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat